Belajar Online

Letak Geografis dan Astronomis Indonesia

 


Kondisi geografis Indonesia adalah negara maritim (dikelilingi laut yang luas) dan kepulauan. Jajaran pulau-pulaunya terbentang dari Sabang sampai Merauke yang disatukan oleh laut. Keadaan alam bangsa indonesia sangat beragam dan bervariasi, mulai dari laut, pantai, dataran rendah, lembah, bukit, hutan, pegunungan, sampai gunung. Selain itu juga sangat bervariasi, mulai dari yang curah hujan rendah sampai dengan curah hujannya sangat tinggi.

Letak geografis 
Letak geografis merupakan letak suatu wilayah dilihat dari kenyataannya di permukaan bumi. Berdasarkan letak geografis Indonesia berbatasan dengan negara-negara lainnya seperti berikut: 
  • Sebelah Utara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, dan Filipina. 
  • Sebelah Selatan, Indonesia berbatasan dengan Australia. 
  • Sebelah Barat, Indonesia berbatasan dengan Samudera Hindia. 
  • Sebelah Timur, Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini.
Indonesia memiliki luas wilayah sebesar 5.455.675 km persegi dan 3.544.744 km persegi di antaranya atau 2/3 wilayahnya adalah lautan. Indonesia berada di antara Benua Australia dan Asia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Letak Astronomis
Secara astronomis letak suatu wilayah yang dilihat posisinya dari garis lintang dan garis bujur. Indonesia berada di : 6° LU (Lintang Utara)– 11° LS (lintang Selatan) dan 95° BT (Bujur Timur) – 141° BT . Indonesia berada di kawasan iklim tropis dan terletak di belahan timur bumi.

Kenampakan Alam di Indonesia:

1. Kenampakan Alam Daratan: kenampakan alam yang berada di daratan, tersusun atas lapisan tanah, cenderung kering dan tidak digenangi air.

  • Gunung: Daratan yang menjulang tinggi dan umumnya berbentuk kerucut. Contoh: Gunung Semeru (Jawa Timur), Gunung Salak (Jawa Barat)
  • Pegunungan: Gunung yang berderet-deret menjadi satu rangkaian. Contoh: Pegunungan Bukit Barisan (P. Sumatra), Pegunungan Dieng (Jawa Tengah)
  • Lembah: Cekungan landai antara dua gunung, dua bukit, atau gunung dan bukit. Contoh: Lembah Baliem (Papua)
  • Bukit: Daratan yang menjulang tetapi lebih rendah dari gunung. Contoh: Bukit Moko (Jawa Barat)
  • Tanjung: Daratan yang menjorok ke lautan. Contoh: Tanjung Lesung (Banten)

2. Kenampakan Alam Perairan: kenampakan alam yang tersusun atas kumpulan air dalam jumlah besar.

  • Sungai: Air yang mengalir dari hulu (puncak gunung) ke hilir (tepi laut). Contoh: Sungai Musi (Sumatra Selatan), Sungai Kapuas (Kalimantan Barat)
  • Danau: Cekungan di daratan yang digenangi air, bisa terbentuk secara alami atau dibuat oleh manusia. Contoh danau alami: Danau Maninjau (Sumatra Barat), Danau Tondano (Sulawesi Utara). Contoh danau buatan: Waduk Jatiluhur (Jawa Barat)
  • Teluk: Lautan yang menjorok ke daratan. Contoh: Teluk Jakarta (DKI Jakarta), Teluk Kiluan (Lampung)
  • Selat: Laut sempit di antara dua pulau. Contoh: Selat Sunda, Selat Makassar

Video Pembelajaran :

Kuis

10 komentar untuk " Letak Geografis dan Astronomis Indonesia"

  1. Nama: Melinda Ayu Andira
    Saya sudah membaca dan menulis

    BalasHapus
  2. Nama:Khusnul Niken Rahayu
    Saya sudah membaca dan menulis

    BalasHapus
  3. Nama:lukcy tengku daffa anamsyah
    Saya sudah membaca

    BalasHapus
  4. Nama : erlangga eza zuda praseya
    Saya sudah membaca

    BalasHapus
  5. Risky Julia putri ramadhan
    Saya sudah membaca

    BalasHapus
  6. Jehan Andhika putra
    Saya sudah membaca

    BalasHapus
  7. Nama : Johan ardiansah
    Saya sudah membaca

    BalasHapus
  8. Saya sudah membaca

    BalasHapus
  9. Nama:danu muhamad rizal
    Saya sudah membaca

    BalasHapus